Menu Content/Inhalt
Home
Harga produk tekstil bakal naik 10%
Written by Administrator   
Thursday, 01 November 2007
JAKARTA: Harga produk tekstil dan garmen akan naik hingga 10% mulai bulan depan, menyusul kenaikan harga bahan baku serat sintetis yaitu purified terephthalic acid (PTA) dan monoethylene glycol (MEG). Harga minyak yang sempat menyentuh level US$90 per barel, akan membuat harga PTA dan MEG naik hingga US$50 per ton, dari kisaran US$800 per ton pada saat ini.
Read more...
 
API DAN APSYFI AGAR DIIZINKAN OPERASIKAN PEMBANGKIT SENDIRI
Written by Administrator   
Tuesday, 03 July 2007
Sumber : Bisnis Indonesia : Senin, 11/06/2007 02:31 WIB

BANDUNG: Industri tekstil dan produk tekstil (TPT) mendesak PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) agar mengizinkan pengoperasian pembangkit listrik (power plant) sendiri milik perusahaan guna menjamin pasokan energi ke pabrik.

Apabila PLN tidak mengizinkan pengoperasian pembangkit listrik milik sendiri maka investasi jutaan dolar yang telah ditanamkan menjadi sia-sia. Di sisi lain, PLN tidak dapat memberikan jaminan kontinyuitas pasokan listrik.
Read more...
 
Industri Sulit Meningkatkan Ekspor
Written by Administrator   
Tuesday, 03 July 2007
Bagaimana dampak kenaikan harga minyak internasional yang cukup tinggi terhadap industri serat sintetik?
Kenaikan minyak bumi sangat berpengaruh terhadap bahan baku Mono Ethylin Glicol. Dengan kenaikan harga minyak dunia US$ 10/barel maka mengakibatkan kenaikan harga serat sintetik US$ 0,25/kg tanpa melihat kondisi pasokan dan permintaan. Harga akan lebih tinggi kalau pasokan kurang permintaan tinggi. Sekarang dengan harga minyak yang begitu tinggi, terjadi over supply di pasar dunia karena dengan naiknya harga serat sintetik maka harga produk garmen dan tekstil tinggi sehingga masyarakat menunda pembelian.
Last Updated ( Tuesday, 03 July 2007 )
Read more...
 
<< Start < Prev 1 2 3 Next > End >>

Results 1 - 4 of 9
Welcome to APSyFI


Indonesian Synthetic Fiber Makers Association (APSyFI)
was founded on May 31, 1975. The association has 14 members, producing quality Polyester Staple Fiber, Polyester Filament Yarn and Nylon Filament Yarn in Indonesia. Indonesia is one of the world's 10 largest producer of synthetic fiber, with total capacity of 500,000 tons of polyester staple fiber, 825,000 tons of polyester filament yarn, and 30,000 tons of nylon filament yarn.

APSyFI members are committed to serve you. Please click on the companies' name to find out more about their capability, and feel free to communicate directly with respective companies